24 Juli, 2013

Putus Sandwich Generation Sekarang ^^


Pernah dengar tidak tentang generasi yang selain menanggung keluarga sendiri, anak dan pasangan juga turut membiayai orang tua. Kita mungkin termasuk di dalamnya, yang istilah kerennya adalah generasi sandwich.

Generasi sandwich berada di dua tanggung jawab. Tanggung jawab membesarkan dan memberikan pendidikan yang layak untuk anak dan juga tanggung jawab untuk membantu orangtua di masa pensiun mereka.

Tidak ada yang salah dengan menjadi generasi sandwich sebagai wujud terima kasih kita sebagai anak kepada orangtua. Namun apakah anak kita nanti harus menjadi generasi sandwich pula? Yuk mari kita planning keuangan supaya rantai generasi sandwich harus terputus cukup di generasi kita.

Caranya?

1. Tentukan tujuan keuangan
Untuk anak pastikan ada dana pendidikan. Perhatikan bahwa pendidikan memiliki inflasi sekitar 10- 20% yang tidak bisa dilawan dengan tabungan ataupun deposito.
Siapkan pula dana kesehatan pensiun kita karena asuransi kesehatan hanya meng-kover sampai usia 65 tahun. Kenyataannya, kita mulai sakit setelah umur 65 tahun dan biasanya tergolong kritis.

2. Hitung
Jangan cuma di awang-awang, langsung di survey untuk mengetahui berapa jumlah uang yang dibutuhkan dimasa depan. Misal Uang Pangkal masuk SD tahun ini pasti mengalami kenaikan saat anak kita mau masuk SD yang sama di beberapa tahun yang akan datang.

3. Investasi
Jangan berharap terlalu banyak pada tabungan. Fungsi tabungan biasanya untuk likuiditas. Cobalah untuk investasi dengan reksa dana karena tingkat likuiditasnya tinggi. Kenapa bukan property? Sederhana, karena saat dibutuhkan untuk biaya pengobatan kita tidak bisa menjualnya dengan cepat.

4. Action!
Semakin cepat tujuan keuangan diatas dimulai maka semakin kecil jumlah yang diinvestasikan. Untuk mencapai Dana Pensiun sebesar 5,9 Milyar dengan jangka waktu 35 tahun dengan target return 25% per tahun, hanya perlu menginvestasikan uang secara lumpsum sebesar 2 juta saja.


Sumber :
Commonwealth Bank Indonesia's Page
Rinardi Adinegara Barlim Ms SharePoint System Developer

God's partner that full of love in his life. Enjoy his life by distributed bless to another people that he meet. Now work as Microsoft SharePoint Developer :)

Tidak ada komentar :

Blog Stat