Yakobus 1:19 Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini:
setiap orang hendaklah CEPAT untuk MENDENGAR, tetapi LAMBAT untuk
BERKATA-KATA, dan juga lambat untuk marah;
20 sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.
Ada sebuah penelitian menyatakan bahwa orang yang bermasalah emosional
kemungkinan besar mengalami kecelakaan lalu-lintas 144% ketimbang yang
tidak bermasalah. 1 dari 5 korban kecelakaan fatal (20% korban)
bertengkar dengan seseorang dalam enam jam terakhir sebelum kecelakaan.
Fakta yang sungguh mencengangkan terkait amarah manusia :O
Firman Tuhan pun bilang kalau amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran
di hadapan Allah. Kenapa? Karena akal budi (dalam bahasa Yunani :
dianoia, pikiran imajinatif atau fungsi otak kanan) menjadi tidak bisa
bekerja pada saat kita sedang amarah. Dan akal budi adalah tempat dimana
Allah menaruh hukum-hukum-Nya (Ibrani 8:10) ˆ⌣ˆ
Ayo sama-sama
belajar terus menerus untuk menjadi tuan atas emosi kita sendiri, bukan
sebaliknya menjadi "budak" dari emosi sendri. Ini masalah keputusan
bukan kondisi. Jangan biarkan amarah terjadi. Stay cool saat kondisi
hectic dan sangat mendukung untuk membuat kita "meledak" B-)
Belajar untuk cepat mendengar (menganalisa secara objektif) tapi lambat
untuk berkata-kata (kesimpulan subjektif) dan juga lambat untuk marah
(melakukan tindakan respon otomatis yang buruk tanpa menganalisa). Buang
yang jahat terima yang baik (ayat 21) (^_^)♉
Tak seorang pun
suka menghabiskan waktu dekat orang yang membawa-bawa bom waktu
emosional, yang bisa "meledak" sewaktu-waktu - John C. Maxwel