20 Juni, 2013

Praktek = proses penyempurna pembelajaran ˆ⌣ˆ

Yakobus 1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri


Yakobus 1:25 Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.

John C. Maxwell dalam bukunya -- Talent is Never Enough menceritakan pengalamannya sebagai trainer leadership : selama 30 tahun menjadi pembicara di konferensi dan seminar -- acara-acara yang dirancang untuk membantu orang lain belajar -- saya mendapati banyak orang meninggalkan begitu saja acara itu dan hanya MELAKUKAN SEDIKIT setelah menutup buku catatan.

Untuk bisa menerapkan apa yang telah dipelajari maka Maxwell menyarankan peserta trainingnya untuk memberikan simbol pada catatan mereka :
T - Time, sisihkan waktu sejenak untuk memungkinkan hal itu.
C - Change, untuk hal-hal yang perlu mereka ubah
:) - telah mengerjakan hal itu dengan baik
A - Apply, sesuatu yang perlu diaplikasikan (praktek)
S - Share, mereka perlu membagikan informasi itu dengan orang lain

Ribuan tahun sebelum Maxwell mengeluarkan teori ini Yakobus pun pernah menyatakan prinsip yang sama terhadap pengetahuan akan kebenaran. Begitu banyak orang percaya tidak mengalami terobosan dalam hidup walau secara tubuh rajin ke ibadah raya, KKR, ikut semua kegiatan gereja, komsel. Bukan karena kurang pengetahuan, tapi hanya kurang praktek ˆ⌣ˆ

Dibutuhkan waktu, sikap hati yang lembut untuk mau berubah, mempraktekkan kebenaran dan membagikan kebenaran secara konsisten (terus menerus) untuk bisa mengalami "break trough" dan mengalami kemerdekaan sejati, terbebas dari belenggu dosa-dosa lama dan beban KDRT (bukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga yah =D ha ha, tapi Kegagalan, Dendam, Rasa Bersalah, Trauma) di masa lalu \=D/

Ayo sama-sama semangat dan ga bosen buat terus praktek kebenaran setiap hari sampai kemerdekaan itu terjadi buat hidup kita dan bisa kita bagiin ke sesama kita. Never give up ϱ(`▿´ϱ)

Pesan dari master kungfu : Knowing is nothing, applying what You know is everything - Li Xiao Long (Bruce Lee)

SharePoint 2013–Step by step setting my site host to reputation point ˆ⌣ˆ

When I discover SharePoint 2013 social new feature, I found out the great blog that though us step by step to know and play with this feature :

Part 1 – Setting up a new My Site Host Site collection.

Part 2 – Synchronizing User Account in Active Directory to SharePoint

Part 3 – Exploring Community features in real-world scenarios

Part 4 – Reputation Point is where the love begins

Let's play with it ^.^

NB : SharePoint 2013 Newsletter for  Microsoft SharePoint lovers ^.^ > SharePoint 2013 Newsletter

19 Juni, 2013

Kekuatan dorongan ˆ⌣ˆ

Ibrani 10:24 Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita SALING MENDORONG dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.
25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

Dalam bukunya : Developing the Leaders Around You - Maxwell mengatakan bahwa terlalu banyak pemimpin yang mengharapkan orang-orang mereka untuk MENDORONG DIRI SENDIRI, tetapi sebagian besar orang membutuhkan dorongan dari luar untuk menggerakkan mereka. Dorongan itu hal yang penting bagi pertumbuhan :D

Pemimpin-pemimpin baru perlu diberi dorongan. Dorongan akan membantu orang lain untuk mencapai puncak potensi mereka. Dorongan itu akan menguatkan dan memberi energi untuk TERUS MAJU ketika mereka membuat KESALAHAN. Pujilah seseorang setiap kali melihat kemajuan (◦`⌣')9

Di Ibrani pun dikatakan bahwa kita harus saling memperhatikan, saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. So kalau ada kesempatan mendorong orang lain menjadi lebih baik kenapa memilih untuk ga melakukannya ˆ⌣ˆ ?

Setiap orang menghargai dorongan dan mencarinya -- khususnya ketika pemimpinnya seorang pendorong yang KONSISTEN - John C. Maxwell

18 Juni, 2013

Excellence choice ˆ⌣ˆ

Ulangan 28

Dari cerita tentang berkat dan kutuk di pasal ini semuanya adalah tentang pilihan yang Allah berikan :)

Kehidupan adalah soal serangkaian pilihan, dan setiap pilihan akan memiliki konsekuensi baik itu positive atau negative yang akan berpengaruh besar di masa depan. Pilihan-pilihan itu mungkin :

- Pekerjaan/profesi apa yang akan dijalani untuk karier kita?
- Dengan siapa kita akan menikah?
- Dimana kita akan tinggal?
- Pendidikan apa yang akan diambil?
- Komunitas mana yang akan kita pilih untuk bergaul karib?
- Asuransi apa yang akan kita ambil?
- Mau digunakan untuk apa uang yang kita miliki?
- dan yang terpenting : akan menjadi siapa kita? :D

Ada orang bijak berkata : hidup itu seperti permainan kartu dan hiduplah dengan cara memainkan kartu yang kita pegang sebaik mungkin. Kartu-kartu adalah bakat yang diberikan sang Pencipta kepada manusia ˆ⌣ˆ

Mari mainkan kartu-kartu kita sebaik mungkin di kesempatan usia manusia yang pendek ini agar tidak pernah ada penyesalan tersisa di akhir usia ;)
Sadarkanlah kami akan singkatnya hidup ini supaya kami menjadi orang yang berbudi O:) - Musa, Mazmur 90:12 (BIS)

Orang-orang yang memiliki bakat plus adalah mereka yang berusaha MEMAKSIMALKAN bakat mereka, mencapai puncak potensi mereka, dan memenuhi takdir mereka - John C. Maxwell

17 Juni, 2013

Domino Effect ˆ⌣ˆ

2 Samuel 12:10 Oleh sebab itu, pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai SELAMANYA, karena engkau telah menghina Aku dan mengambil isteri Uria, orang Het itu, untuk menjadi istrimu.

Dari kisah kejatuhan raja Daud kita bisa belajar yang namanya "domino effect". SATU kesalahan yang dilakukan berakibat rentetan kejadian lain yang mengikuti. Daud yang dikatakan sebagai "orang yang berkenan di hati Allah" melakukan 1 kesalahan dan tetap menerima konsekuensinya yaitu keturunannya tidak bebas dari pedang, saling membunuh dan memberontak. Sungguh mengerikan dampaknya dan walau Daud bertobat konsekuensi dari dosa itu harus dia dan keturunannya tanggung :'(

Dari sini kita belajar bahwa SIKAP hatilah yang menjadi sumber dari setiap perbuatan yang terlihat. Terus apa hubungannya Daud jatuh dosa yang kena domino effect dengan sikap hati kita  ???

Hubungannya : Kehidupan sering memberi kita APAPUN yang kita harapkan darinya. Jika kita menantikan yang buruk, itulah yang kita dapatkan. Jika kita mengharapkan yang baik, sering terjadi itu kita dapatkan ;)

Ternyata hidup kita (dan keturunan kita) di masa depan berawal dari sikap hati kita hari ini. Jika kita sudah apatis (negative) menantikan hal buruk maka hidup akan "berkonspirasi" (membuat skenario gitu :p) mendatangkan keburukan buat kita. Demikian sebaliknya jika menantikan hal yang baik. Cukup dibutuhkan 1 SIKAP hati saja untuk mengakibatkan "domino effect" ini. 1 sikap hati positive atau negative di pagi hari akan mempengaruhi sepanjang hari hidup kita di hari itu, dan mungkin saja di hari itu akan terjadi hal yang mengubah seluruh jalan cerita kehidupan kita hingga akhir. Itu hanya masalah pilihan kita ˆ⌣ˆ

Ketika hidup memberi kita tekanan, perubahan dan konflik dengan orang lain janganlah terburu-buru menyalahkan orang lain atau kondisi. Benahi sikap hati kita, bertanggung jawablah terhadap konsekuensi yang harus ditanggung dari kesalahan yang lalu, and keep move on with grace of God :D

Microsoft SharePoint Server 2013’s User Profile Service Application new method ^^

Here is the good reference that I found out when play with SharePoint User Profile in MOSS 2013 that talk about a “new” method for performing an import of user attributes from Active Directory into the SharePoint Profile ^^

http://www.harbar.net/archive/2012/07/23/sp13adi.aspx

http://www.harbar.net/archive/2012/07/24/348.aspx

16 Juni, 2013

Mastering product knowledge before selling ˆ⌣ˆ

Roma 10:2 Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar

Sama seperti yang Paulus katakan bahwa bangsa Israel sungguh-sungguh (ga setengah2) giat untuk Allah, tapi TANPA pengertian yang benar. Ternyata hal ini juga terjadi di dunia bisnis dan pekerjaan. Begitu banyak dari kita ingin mendapatkan penjualan yang baik tanpa mau belajar menguasai produk yang kita akan jual ;)

Untuk menghasilkan transaksi penjualan kita perlu menguasai tentang produk yang akan kita jual baik itu barang jadi ataupun jasa. Jangan harap kita bisa menjual kalau kita sendiri ga sungguh-sungguh menguasai produk yang kita jual. Menguasai produk adalah salah satu ciri profesionalisme :D

Tanpa menguasai produk maka kita ga akan bisa maksimal di dalam membantu kebutuhan orang lain, dan sebagai catatan orang HANYA akan membayar pada saat ia merasa terbantu oleh barang atau jasa kita. Akan sangat aneh bukan kalau justru pelanggan kita yang justru mengajari kita cara menggunakan produk kita padahal kita penjualnya :p he he

Giat tanpa pengertian hanya akan membuat kita membabi-buta dan ga akan pernah mencapai sasaran. Ayo kita terus belajar dan kuasai sungguh-sungguh produk yang kita jual (ง'̀⌣'́)ง

Seni menjual bukan hanya PINTAR bicara, tapi juga harus MENGUASAI yang dijualnya ˆ⌣ˆ

Blog Stat